If you visit and shop on these affiliate links, we will receive a commission from our partners. Learn more here.

Review Album: Lorna Shore – I Feel The Everblack Festering Within Me

Album ini menambah daftar panjang karya deathcore/death metal teknikal yang menggabungkan brutalitas ekstrim dengan elemen atmosferik yang kuat.






Credit: Lorna Shore/I Feel The Everblack Festering Within Me/Last.fm

Setelah menanti selama beberapa tahun sejak album Pain Remains, Lorna Shore akhirnya merilis album terbarunya, I Feel The Everblack Festering Within Me, pada September 2025.

Album ini menambah daftar panjang karya deathcore/death metal teknikal yang menggabungkan brutalitas ekstrim dengan elemen atmosferik yang kuat.

Diproduksi oleh Josh Schroeder, album ini menyajikan kualitas produksi yang sangat baik dengan keseimbangan antara kebrutalan bawah tanah dan kejernihan teknik modern. Gitar Ibanez custom yang digunakan gitaris Adam De Micco menjadi sorotan utama karena memberikan nuansa yang brash dan agresif, sekaligus memungkinkan eksplorasi melodi yang rumit dan tajam.

Sebelumnya, dalam wawancara ekslusif dengan Guitar World, gitaris Adam De Micco mengungkapkan inspirasi di balik karya terbaru mereka. Meskipun menyebut lagu "Sweet Child O’ Mine" sebagai lagu yang menurutnya buruk dan tidak menyukai permainan Slash dalam lagu tersebut, ia mengakui bahwa lagu itu tetap abadi dan menjadi motivasi untuk menulis musik yang tak lekang oleh waktu. Pendekatan itu tercermin dalam penggunaan gitar Ibanez custom yang memberikan warna segar pada sound band.

Membawa energi death metal yang intens dan atmosfer gelap, mempertahankan karakter teknikal dan brutal Lorna Shore sambil menunjukkan kematangan dan kedewasaan musikal.

I Feel The Everblack Festering Within Me menampilkan perpaduan sempurna antara vokal growl yang menggeram, blast beat drum yang intens, serta riff dan solo gitar yang teknikal. Album ini juga memperkaya tekstur musik dengan elemen atmosferik dan simfoni yang menambah kedalaman emosi dan kegelapan.

Lagu-lagu seperti "Prison Of Flesh" dan "Nightmare Portrait" menjadi bukti nyata kematangan band dalam menggabungkan kekuatan dan melodi tanpa kehilangan keaslian deathcore mereka.

Tema yang diusung tetap gelap dan reflektif, mengekspresikan pergulatan batin dan perasaan destruktif yang "festering within me" sebagaimana judul album. Lirik yang kuat dan menggugah menambah lapisan emosional, membedakan Lorna Shore dari banyak band ekstrem lainnya yang lebih fokus sekadar pada kerasnya suara.

Dengan I Feel The Everblack Festering Within Me, Lorna Shore tidak hanya melanjutkan reputasi mereka sebagai salah satu inovator terpenting di kancah deathcore modern, tetapi juga menghadirkan karya yang matang secara musikal dan emosional. Album ini wajib bagi penggemar musik metal ekstrem yang mencari brutalitas berpadu dengan kecanggihan teknik dan atmosfer.




PREVIOUS ARTICLE NEXT ARTICLE