If you visit and shop on these affiliate links, we will receive a commission from our partners. Learn more here.

Avariace Resmi Umumkan EP Terbaru “Between Suffer And Elegy”

Skena grindcore Indonesia kedatangan kabar segar dari kota Salatiga: Avariace resmi mengumumkan EP terbaru mereka, “Between Suffer And Elegy

Image courtesy of: Avariace

Sebuah paket materi baru yang akan dirilis melalui label independen Todeath Records dan ditujukan untuk mengukuhkan karakter sonik mereka yang gelap dan agresif.

EP ini menjadi langkah lanjutan eksplorasi sonik Avariace setelah beberapa rilisan awal yang menegaskan karakter mereka sebagai salah satu unit grindcore paling gelap dan agresif di skena ekstrem Indonesia.

Between Suffer And Elegy” diproyeksikan sebagai paket materi baru yang menampilkan kombinasi tempo tinggi, riff tajam, serta atmosfer muram yang kental dengan nuansa hardcore punk. Todeath Records menggambarkan rilisan ini sebagai grindcore yang gelap, tidak kompromistis, dan penuh tensi, dengan sembilan nomor yang siap menyeret pendengar ke dalam penderitaan dan keterpurukan sonik.

Secara musikal, Avariace memadukan kecepatan dan agresi grindcore dengan warna hardcore punk yang pekat, mengambil inspirasi dari unit-unit seperti Implore, Hexis, dan Svffer. Pendekatan ini membuat sound mereka bergerak di wilayah perbatasan antara grindcore modern yang kejam dan hardcore berat bernuansa gelap, dengan fokus pada ledakan energi singkat namun intens di tiap lagu.

Avariace saat ini digawangi oleh Faridz (vokal), Eko Aryo W (gitar), Aringgana (bass), dan Andhika Latief (drum). Keempatnya membangun fondasi musik yang bertumpu pada permainan ritme cepat, gebukan drum intens, serta vokal penuh distress yang menjadi ciri khas grindcore kontemporer.

Dengan komposisi personel tersebut, Avariace mengedepankan pendekatan yang padat dan fokus tanpa banyak jeda, menjadikan setiap track sebagai ledakan singkat yang dirancang untuk menghantam pendengar dari awal hingga akhir. Nuansa hardcore punk yang gelap memberi ruang bagi mereka untuk mengeksplorasi tema-tema muram, tanpa mengurangi sisi agresif dan brutal yang diharapkan dari sebuah rilisan grindcore.

Menjelang perilisan resmi, Avariace akan menggelar Listening Party eksklusif melalui Bandcamp sebagai pemutaran perdana materi penuh dari EP tersebut. Melalui sesi ini, pendengar dapat menikmati keseluruhan track secara lebih awal dan memperoleh gambaran utuh mengenai arah musikal terbaru band.

Listening Party “Between Suffer And Elegy” dapat diakses disini. Format streaming ini dipilih agar penggemar dari berbagai kota dapat ikut merasakan pengalaman pertama mendengarkan EP tersebut secara serentak, sekaligus membuka ruang interaksi dan dukungan bagi band dan label. Detail teknis terkait tanggal rilis final, edisi fisik, serta skema distribusi akan diumumkan kemudian melalui kanal resmi label dan band.

Dengan EP “Between Suffer And Elegy”, Avariace menegaskan posisinya sebagai salah satu nama yang patut diperhatikan di barisan grindcore/hardcore punk gelombang baru asal Indonesia, menawarkan kombinasi kebuasan sonik dan atmosfer gelap yang siap menguji batas pendengaran.
PREVIOUS ARTICLE NEXT ARTICLE