Kelima saluran yang akan dihentikan operasinya itu meliputi MTV Music, MTV 80s, MTV 90s, Club MTV, dan MTV Live.
![]() |
| Credit Images: Getty Images/MTV Cannes Party 2003/Photo by Steve Finn/Getty Images |
MTV, yang selama puluhan tahun jadi ikon saluran televisi musik sejak 1981, baru-baru ini mengumumkan rencana menutup lima saluran musik utamanya secara permanen pada akhir tahun 2025. Keputusan ini jelas jadi tonggak penting dalam sejarah industri hiburan dan menandai perubahan besar dalam lanskap distribusi musik di televisi.
Kelima saluran yang akan dihentikan operasinya itu meliputi MTV Music, MTV 80s, MTV 90s, Club MTV, dan MTV Live. Penutupan tersebut akan mulai berlaku pada 31 Desember 2025 dan berimbas pada sejumlah pasar strategis seperti Inggris, Irlandia, Prancis, Jerman, Australia, Brasil, Polandia, dan beberapa wilayah lain di Eropa.
Faktor utama di balik keputusan ini adalah perubahan besar dalam perilaku konsumen. Kini, mayoritas penikmat musik lebih memilih mengakses video musik melalui platform digital seperti YouTube, TikTok, serta layanan streaming seperti Spotify, dibandingkan menonton saluran musik tradisional di televisi kabel.
Data terbaru menunjukkan bahwa meski jumlah pemirsa MTV di Inggris tidak sebesar masa kejayaannya, tetap ada basis penonton yang setia. Pada bulan Juli, MTV Music masih menarik sekitar 1,3 juta penonton, sementara MTV 90s hampir mencapai 949 ribu pemirsa.
Sejumlah media internasional, termasuk BBC, menyoroti bahwa penutupan ini menandai akhir dari sebuah era dalam dunia hiburan. Namun, brand MTV sendiri diproyeksikan akan tetap eksis melalui berbagai inovasi digital dan pengembangan konten hiburan di masa mendatang.
Tags
NEWS
